Ketua Kelompok Tani di Desa Lugusari, Pringsewu Diduga Jual Mesin Bantuan Pemerintah

Majalahfakta.id – Kelompok Tani Karya Maju  IV di Desa Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu mendapatkan bantuan alat pertanian berupa mesin Combi untuk operasional persawahan di daerah tahun 2016. Namun, alat tersebut kini hilang tanpa bekas.

Parjiman Ketua Kelompok Tani Karya Maju lV mengakui pada majalahfakta.id (23/10/2010) alat mesin Combi merk MAXI seharga sekira Rp 200 juta, kini alat tersebut sudah lenyap tanpa bekas.

Alat mesin tersebut telah disewakan ke kabupaten lain yaitu Metro Lamteng dan pihaknya menyewakan mesin tersebut atas seijin atau rekomendasi dari pihak dinas pertanian setempat akunya. Dalam surat rekom dari dinas diijinkanya untuk disewakan selama 60 hari, tetapi sudah hampir tiga tahun belakangan ini Gapoktan yang diketuai, belum pernah melaporkan pada instansi itu.

Bahkan setelah ditelusuri sekarang mesin bajak tersebut  sdh ada di Sumsel. Yang jelas mesin pertanian tersebut bantuan pemerintah sudah lenyap dari kelompok tani tersebut. Hal tersebut telah menyalahi aturan dari pemerintah,

Lebih jelas lagi mesin itu hilangnya karena setelah ditelusuri ke arus bawah pengakuan Parjiman berbelit belit. Saat dipertemukan langsung pihak dinas pun Parjiman berusaha berbelit-belit di hadapan orang dinas. Untuk itu, hendaknya aparat hukum atau instansi terkait segera mengusut Parjiman

Pihak Dinas Pertanian Pringsewu pun seusai menghadapi Parjiman menjelaskan pada majalafakta.id, pihaknya tidak mau tahu yang jelas mesin combad tersebut harus ada di kelompoknya. Maupun sudah jadi bakai ataupun sudah tidak bisa digunakan barang itu harus ada, terang pihak dinas yang enggan namanya disebutkan.

“Dengan alasan pemerintahan memberikan bantuan tersebut pada tahun 2015 -2016 itu untuk masyarakat setempat bukan untuk orang di luar kabupaten. Bahkan adanya bantuan itu pun atas persetujuan atau ajuan dari kelompok itu sendiri. Kenapa sudah ada bantuan disalah gunakan, jadi tanggung risiko pihak parjiman selaku ketua itu sendiri, “ tegasnya. (wis/her)