148 Ribu Warga Lumajang Terima Bantuan Sembako, Distribusi Perdana Dimulai di Tompokersan dan Boreng

Sejumlah warga mengantri dihadapan petugas. (Foto: Fuad Afdlol/majalahfakta.id)

FAKTA – Sebanyak 148.816 warga Kabupaten Lumajang mulai menerima bantuan sembako berupa beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat melalui program Bantuan Pangan (Bapang). Penyaluran perdana dilakukan di Kelurahan Tompokersan dan Desa Boreng, Kecamatan Lumajang (kota), Kamis kemarin.

Di Kelurahan Tompokersan saja tercatat 888 penerima manfaat yang menerima bantuan tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan menekan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Kuswadi, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan program resmi dari Badan Pangan Nasional (BPN) pusat yang didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

“Ini adalah program bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional pusat. Untuk tahap awal kita mulai di Tompokersan dan Desa Boreng. Setelah ini penyaluran akan dilanjutkan ke wilayah lain di Lumajang sesuai dengan data penerima,” ujar Kuswadi kepada media ini, Jumat (3/4/2026).

Namun demikian, Kuswadi mengungkapkan bahwa proses distribusi masih menghadapi kendala keterlambatan pasokan minyak goreng dari produsen, sehingga penyaluran di sejumlah wilayah harus menunggu giliran.

“Untuk beras sudah siap, tetapi minyak goreng dari produsen memang sedikit terlambat. Jadi penyaluran ke wilayah lain tetap berjalan, namun menunggu antrian distribusi minyak goreng, ini dalam rangka menanggulangi kekurangan pangan dan gejolak harga di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Tompokersan, Heyin Krida Laksono, menegaskan bahwa pihak kelurahan hanya berperan sebagai fasilitator dan pendamping distribusi bagi Bulog.

“Kami hanya ketempatan saja karena program ini dari pusat. Pemerintah kelurahan hanya mendampingi proses penyaluran dari Bulog agar berjalan tertib dan tepat sasaran,” jelas Heyin, kemarin.

Di sisi lain, bantuan tersebut disambut positif oleh warga. Salah satunya Dugel (Iwan), warga RW 10 Kelurahan Tompokersan, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Saya dapat jatah beras dan minyak goreng dari pemerintah. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi harga bahan pokok sekarang sering naik,” ungkapnya.

Dengan jumlah penerima mencapai hampir 150 ribu warga, program bantuan pangan ini menjadi salah satu distribusi bantuan terbesar di Lumajang tahun ini. Pemerintah berharap penyaluran dapat berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. (Fuad Afdlol)